Tak Sangka, Etawa Itu Ternyata Kambing Petualang

Tak Sangka, Etawa Itu Ternyata Kambing Petualang

Kambing Etawah sampai ke Indonesia ternyata melewati proses panjang. Dari India ke Negeri Belanda, dan melalui kapal-kapal dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) kambing ini sampai di Pulau Jawa.

Banyak kambing peranakan Etawah yang telah jauh dari ciri-ciri indukannya. Itu karena kambing ini telah menyebar ke berbagai negara di Eropa serta Asia. Penjajahan Inggris ratusan tahun di India pangkal menyebarnya ternak ini ke seantero dunia. Dan percampuran dengan kambing lokal di negeri tujuan membuat turunan Etawah di setiap negara menjadi berbeda-beda.

Namun bagaimana sampai kambing ini masuk Indonesia? Asal-usul kedatangan kambing Etawah di Indonesia tercatat berbagai versi. Satu versi menyebut kambing ini dibawa para pedagang India yang beragama Islam dari Gujarat ke Indonesia. Sedang versi lain menyebut kambing ini masuk melalui Belanda dan dari Negeri Kincir Angin itu kemudian dibawa ke Indonesia.

Versi yang pertama mengatakan, bahwa kedatangan para pedagang Gujarat sebelum abad 15 (akhir Kerajaan Majapahit) ke Pulau Jawa ikut membawa kambing yang bertubuh besar ini ke Pulau Jawa. Para pedagang itu sambil bersyiar berlabuh di pelabuhan Tuban dan Gresik (Jawa Timur), selain Pati (Jawa Tengah) dan Cirebon (Jawa Barat).

Namun mengingat di daerah-daerah pesisir itu tidak menyisakan jenis kambing ini, maka ditengarai ada kemungkinan kambing itu tidak tahan panas. Sedang kemungkinan kedua, para pedagang dari Gujarat itu memang tidak membawa kambing Etawah ke Indonesia.jss

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index