Politikus Senior dan Junior Demokrat Memanas Gara-gara Tuduhan Penjilat

Politikus Senior dan Junior Demokrat Memanas Gara-gara Tuduhan Penjilat
Senior Partai Demokrat, Ahmad Mubarok. (Int)

JAKARTA - Jelang kongres Partai Demokrat, perseteruan antara kader senior dan junior partai semakin memanas. Bermula dari pernyataan politikus senior Partai Demokrat Achmad Mubarok.

Dia menyebut, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikelilingi penjilat. Salah satu nama yang disebut penjilat adalah Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand bereaksi. Dia meminta Mubarok tak menuduh orang-orang DPP Demokrat sebagai penjilat. Sebaiknya politikus senior memberi contoh yang baik bukan sebaliknya.

"Saran saya ke pak Mubarok, daripada menuduh yang muda sebagai penjilat, lebih baik dirinya menerima kenyataan bahwa sudah saatnya senior tua seperti beliau mengambil tempat sebagai pemberi nasehat baik kepada yang muda bukan lagi menebar permusuhan kepada yang muda apalagi menuduh kami penjilat," tegas Ferdinand, Kamis (12/3/2020).

Dia berpesan pada Mubarok agar sadar bahwa generasi yang lebih tua waktunya pergi dan diganti politikus muda. Ferdinand mengacu pada pesan SBY.

"Sudah saatnya Mubarok sadar bahwa memang yang tua ada waktunya pergi diganti yang muda. Pak SBY saja sudah ingin regenerasi ke yang muda, itu dicontohlah oleh Mubarok, jangan berhasrat terus apalagi memfitnah yang muda," ujarnya.

Selama ini, para senior memilih mundur teratur dari lingkaran kekuasaan partai. Apalagi, SBY kini tampak di kelilingi oleh kelompok yang disebut oleh Achmad Mubarok sebagai penjilat. Ditambah, para senior juga tidak sampai hati untuk mengkritik kepemimpinan SBY.

Masalah bertambah pelik, saat Mubarok melihat SBY bukan tipe orang yang pandai mengkritik. SBY disebut lebih memilih merangkul, tidak suka menjadi oposisi dalam bersikap.

"Karena beliau (SBY) seorang presiden (saat itu), beliau sungkan untuk kritis. Nah setelah itu muncul lah kelompok-kelompok kalau istilah politik kelompok penjilat dan selalu muji-muji menghilangkan daya kritisnya," jelas Mubarok saat diwawancarai merdeka.com, tengah pekan lalu.

Politikus Demokrat, Andi Arief menolak tuduhan penjilat yang ada di sekeliling SBY. Sementara Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menegaskan, tak merasa menjadi penjilat seperti tuduhan Mubarok (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index