Perkuat Kerja Sama Industri Minyak Nabati Indonesia-Rusia

GAPKI dan Fat and Oil Union of Russia Tandatangani MoU

GAPKI dan Fat and Oil Union of Russia Tandatangani MoU

MOSKOW - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melakukan kerja sama dengan The Fat and Oil Union of Russia dan Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antara industri minyak sawit Indonesia dan minyak nabati Rusia.
“Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemitraan jangka panjang antara industri minyak nabati Indonesia dan Rusia. Kami meyakini kolaborasi yang lebih erat akan membuka peluang perdagangan, investasi, dan inovasi yang lebih besar, sekaligus memperluas akses pasar serta memperkuat daya saing industri minyak nabati kedua negara,” ujar Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono.
Hadir menyaksikan penandatangan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Jose Tavares, Atase Perdagangan KBRI Moskow, jajaran pejabat KBRI Moskow, serta perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Melalui Nota Kesepahaman ini, masing-masing pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan antara Indonesia, Rusia, dan kawasan EAEU, melalui pertukaran informasi, promosi bersama, pengembangan jejaring bisnis yang berkelanjutan, serta perluasan akses pasar bagi minyak sawit dan produk turunannya.

Kerja sama ini juga menjadi tindak lanjut dari semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dengan kawasan Eurasia. Sebelumnya, pada 21 Desember 2025, dimana pemerintah Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) yang terdiri atas Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgistan, telah menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) di St. Petersburg, Rusia.

Melalui FTA tersebut, negara-negara anggota EAEU akan menghapus atau menurunkan tarif untuk lebih dari 90 persen kategori produk asal Indonesia. Kesepakatan ini membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan ekspor minyak sawit dan produk turunannya ke kawasan Eurasia yang memiliki pasar sekitar 180 juta penduduk.

 Dalam konteks tersebut, penandatanganan MoU antara GAPKI dan The Fat and Oil Union of Russia menjadi langkah konkret di tingkat pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang yang dihadirkan FTA melalui peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, pertukaran informasi, serta pengembangan pasar minyak sawit Indonesia di kawasan Eurasia.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index