Hingga September, 2.738 Warga Riau Terjangkit Demam Berdarah

Hingga September, 2.738 Warga Riau Terjangkit Demam Berdarah

PEKANBARU - Pada periode bulan Januari sampai bulan September 2020, jumlah warga Riau yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 2.738 orang. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, jumlah penderita DBD di Riau mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, pada tahun 2019 lalu di periode yang sama, pihaknya mencatat jumlah pasien DBD sebanyak 2.703. Atau mengalami kenaikan sebanyak 35 orang.

"Jumlah kasus DBD tertinggi di Riau selama periode Januari hingga September terjadi pada bulan Januari yakni mencapai 791 kasus. Kemudian mulai menurun pada Februari yakni 579 kasus," kata Mimi, Senin (9/11).

Mimi menjelaskan, terjadinya peningkatan jumlah pasien DBD pada bulan Januari dikarenakan saat itu memasuki musim hujan. Karena memang siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD yakni nyamuk aedes aegypti saat musim hujan.

"Kemudian pada bulan Maret hingga September, jumlah pasien DBD terus mengalami penurunan. Yakni pada Maret 467 kasus, April 242, Mei 211, Juni 162, Juli 164, Agustus 81 dan September 41 orang," sebutnya.

Menurut Mimi, angka penambahan pasien DBD di Riau diprediksi akan kembali naik pada bulan November ini, karena saat ini di provinsi Riau diprediksi terjadi musim hujan.

"Untuk itu kami himbau masyarakat untuk dapat menjalankan pemberantasan sarang nyamuk agar terhindar dari DBD," ujarnya. *

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index