Regulasi

Gubernur Riau Pamer Potensi Sagu pada Puncak Hakteknas

PEKANBARU - Bersempena peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-23, Provinsi Riau mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru menjadi kota kedua di luar Pulau Jawa setelah kota Makassar di Sulawesi Selatan yang dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaran peringatan  sejak tahun 1995.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan terima kasih kepada Menteri Riset dan Teknologi, yang telah mempercayakan Riau sebagai tuan rumah Hakteknas. "Kami percaya Hakteknas ini merupakan salah satu titik pandang perjalanan inovasi bangsa Indonesia dalam setahun yang strategis dan penting," ungkap Gubernur Riau pada puncak acara Hakteknas Jumat (10/8/2018).

Menurutnya, karena hanya dengan inovasi maka suatu negara mampu membangun di tengah persaingan global yang semakin ketat dan semakin terhubungkan satu sama lain.  Jadi lanjutnya, dampak dari penerapan inovasi ini adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena selama 3 tahun terakhir kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau menunjukkan peningkatan yang sangat berarti.

Kemudian terkait dengan inovasi di bidang pangan dan energi, lanjut Gubernur, pada bidang pangan selain tetap meningkatkan produktivitas pangan strategi nasional, Provinsi Riau selama 3 tahun terakhir giat mengembangkan inovasi pada pangan lokal untuk mendukung sektor parawisata, seperti pengembangan industri hilir produk sagu.  

Perlu diketahui, lanjutnya, karena telah mendeklarasikan Sagu Riau menyapa Dunia, Riau Provinsi Sagu. Dan Riau juga mendapat rekor MURI 369 menu makanan berbahan sagu. Saat ini produk berbasis sagu mulai berkembang dan mudah diperoleh, baik mie sagu, beras sagu, dan lain-lain.

"Sedangkan pada bidang energi, selain Riau terkenal dengan daerah penghasil energi fosil, Riau juga telah mulai mengembangkan dan menggunakan energi baru terbarukan, terutama bioetanol yang diolah dari limbah tanaman sawit," terang Gubri.

"Kita harapkan inovasi di bidang pangan dan energi akan berkembang pesat di Riau mengingat saat ini di Riau telah berdiri 3 Science Techno Park (SPT) dengan bidang fokus pangan (seperti sagu, kelapa, nenas dan ikan) yang terletak di Kabupaten Kampar. Kemudian Teknopolitan Pelalawan dengan bidang fokus industri hilir kelapa sawit yang terletak di Kabupaten Pelalawan. Taman Teknologi Pertanian dengan bidang fokus penyediaan benih padi, hortikultura dan bibit ternak, yang terletak di Kabupaten Siak," katanya lagi.  

Karena itu, Gubernur Riau berharap melalui peringatan Hakteknas ke-23 Tahun 2018 ini, dapat menjadi momentum bangkitnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai pilar pembangunan bangsa, sehingga mampu sejajar dan bersaing dengan bangsa- bangsa lain di kancah persaingan global, terutama di bidang pangan dan energi.  

"Semoga rangkaian acara peringatan Hakteknas ke-23 tahun 2018 di Provinsi Riau yang dapat dimanfaatkan oleh semua stakeholder yang berkepentingan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Provinsi Riau guna mendorong tumbuhnya budaya inovasi khususnya di bidang pangan dan energi," harapnya. Adv


[Ikuti SawitPlus.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar