ACEH TAMIANG - Komitmen mendampingi masyarakat terdampak bencana tidakberhenti pada fase tanggap darurat. Minamas Plantation melalui anak usahanya, PT Padang Palma Permai (PT PPP), menegaskan hal tersebut denganmeresmikan hunian sementara (huntara) sekaligusmenyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakatterdampak banjir di Aceh Tamiang.

Peresmian huntara ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang - Armia Fahmi, bersama CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, sebagai wujud sinergi antarapemerintah dan dunia usaha dalam mendukungpercepatan pemulihan masyarakat pascabencana.

Secara keseluruhan, Minamas Plantation menyalurkanbantuan senilai Rp 11,7 miliar, yang mencakuppembangunan huntara, bantuan tanggap daruratbanjir, program trauma healing, bantuan uang tunai, bantuan perlengkapan rumah tangga, beasiswapendidikan, serta dukungan sarana dan prasaranapendidikan.

Huntara yang diresmikan menjadi bagian penting dariupaya pemulihan, memberikan tempat tinggalsementara yang layak sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak. Lebih dariitu, kehadiran huntara menjadi simbol dimulainya fasebaru—dari bertahan menuju Aceh bangkit.

CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar,menegaskan bahwa bantuan yang diberikanmerupakan bagian dari komitmen jangka panjangperusahaan dalam mendampingi masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya pada saat bencanaterjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan. Bantuanini bukan sekadar angka, tetapi bentuk komitmenkami untuk membantu masyarakat kembali bangkitdan melanjutkan kehidupannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemulihan yang berkelanjutanmembutuhkan pendekatan yang menyeluruh, tidakhanya dari sisi fisik, tetapi juga sosial dan pendidikan.
“Melalui pembangunan huntara, program trauma healing, hingga dukungan pendidikan, kami berharapmasyarakat dapat pulih secara utuh dan memilikiharapan untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang - Armia Fahmi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh Minamas Plantation dalam membantumasyarakat terdampak banjir.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaanyang hadir dengan dukungan yang komprehensif, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintahdan dunia usaha sangat penting dalam mempercepatpemulihan masyarakat,” ujarnya.
Program bantuan ini diharapkan dapat membantumasyarakat tidak hanya dalam memenuhi kebutuhandasar, tetapi juga dalam memulihkan kondisipsikologis serta memastikan keberlanjutan pendidikanbagi anak-anak terdampak.
Ke depan, Minamas Plantation berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung masyarakatmelalui berbagai inisiatif sosial yang berkelanjutan, sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaanterhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah operasionalnya. (Rls)
