Wali Kota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

Wali Kota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

PEKANBARU  — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyambut penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 sebagai momentum memperkuat ekosistem industri kelapa sawit sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Riau.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan penyelenggaraan SIEXPO yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut menjadi kebanggaan bagi Kota Pekanbaru. Tahun ini, Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 digelar di SKA CoEx, Pekanbaru, Riau, pada 6–8 Agustus 2026.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan selamat datang di Kota Pekanbaru. Mudah-mudahan masyarakatnya ramah dan kulinernya luar biasa. Kegiatan ini sudah empat tahun berturut-turut dilaksanakan dan sangat penting bagi Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau. Kota Pekanbaru terus menjadi tempat terselenggaranya SIEXPO dan ini merupakan sebuah kehormatan,” kata Agung saat membuka hari kedua SIEXPO 2026 di SKA CoEx, Pekanbaru, Jumat (7 Agustus 2026).

Dia mengatakan penyelenggaraan SIEXPO tahun ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM melalui penyediaan stan secara gratis. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau.

Menurut Agung, kehadiran SIEXPO menjadi wadah bagi pelaku usaha perkebunan sawit untuk memperoleh informasi mengenai inovasi dan teknologi terbaru guna meningkatkan produktivitas.

“Melalui SIEXPO, pelaku usaha bisa mendapatkan informasi mengenai produk-produk pendukung, mulai dari pupuk, alat-alat yang tepat, hingga teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen sawit,” ujarnya.

Dia menegaskan komoditas kelapa sawit memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat Riau. Karena itu, peningkatan produktivitas dan efisiensi industri sawit akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kelapa sawit sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Riau. Kami berharap SIEXPO terus hadir pada tahun-tahun mendatang sehingga pelaku usaha dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Indonesia,” katanya.

Selain menjadi ajang promosi bisnis, pameran tersebut juga menghadirkan berbagai informasi mengenai praktik budidaya, teknik panen, hingga penanganan hama tanaman guna meningkatkan produktivitas perkebunan sawit.

Sementara itu, Ketua SIEXPO 2026 Qayuum Amri mengatakan pameran tahun ini turut dihadiri peserta dan pengunjung dari dalam maupun  luar negeri.

Menurutnya, SIEXPO tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pelaku industri sawit, tetapi juga berkontribusi terhadap sektor pariwisata melalui kunjungan peserta mancanegara ke Riau.

“Selain bisnis sawit, kegiatan ini juga menjadi ajang peningkatan pariwisata. Kami juga melibatkan banyak tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan acara sebagai bentuk dukungan terhadap industri sawit yang kita cintai,” ujarnya.

Qayuum menambahkan, rangkaian SIEXPO 2026 akan berlanjut pada Sabtu (8/8/2026) dengan agenda yang dijadwalkan menghadirkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Dalam kesempatan tersebut, Rachmat dijadwalkan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pengembangan hilirisasi kelapa sawit, khususnya di Provinsi Riau.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah SIEXPO 2026, Dr. Gulat Medali Emas Manurung mengatakan SIEXPO merupakan pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai perkembangan industri sawit.

Menurutnya, Riau dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Luas perkebunan sawit di provinsi ini mencapai sekitar 4,1 juta hektare atau hampir 30 persen dari total luas perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare.

“Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,” pungkas  Gulat.(lin)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index