RT-RW Terpilih di 15 Kecamatan se-Kota Pekanbaru Bakal Jalani Retreat 1 Malam

RT-RW Terpilih di 15 Kecamatan se-Kota Pekanbaru Bakal Jalani Retreat 1 Malam

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mematangkan agenda retreat bagi para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang terpilih dalam pemilihan serentak.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang konsolidasi sekaligus pembekalan bagi pengurus RT-RW dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menyebutkan, terdapat dua lokasi yang tengah disiapkan sebagai tempat pelaksanaan retreat.

"Insya Allah, RT-RW akan melaksanakan retreat. Ada dua pilihan, satu di Tenayan Raya, di kantor walikota. Satu lagi di Danau Bandar Kayangan," kata Agung, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Agung, retreat baru akan digelar setelah seluruh ketua RT dan RW terpilih di 15 kecamatan selesai dikukuhkan.

"Hari ini merupakan pengukuhan yang ketiga. Pertama di Senapelan, dan kemarin di Rumbai. Besok lanjut lagi untuk Bukit Raya dan Tenayan Raya," ujarnya.

Retreat RT-RW Pekanbaru nantinya tidak berlangsung lama. Pemko Pekanbaru merencanakan kegiatan tersebut hanya selama satu malam dengan konsep kebersamaan dan pembekalan kepemimpinan.

Pembekalan tersebut dinilai penting karena RT-RW merupakan unsur pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

"Jadi, nanti satu malam kita nginap di sana (lokasi retreat) di tenda bersama-bersama. Di sana juga akan diberikan baju seragam untuk RT-RW se-Kota Pekanbaru. Saat ini sedang disiapkan," tutur Agung.

Konsep retreat yang mengedepankan kebersamaan diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi para ketua RT-RW.

Mereka juga akan mendapatkan pembekalan yang berkaitan dengan tugas, tanggung jawab, serta kapasitas kepemimpinan di tengah masyarakat.

Pemko Pekanbaru berharap para ketua RT dan RW yang telah terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Integritas, dedikasi, dan keberpihakan terhadap kepentingan warga menjadi nilai yang ditekankan dalam pelaksanaan tugas mereka.

Melalui agenda tersebut, Pemko Pekanbaru ingin memastikan kepengurusan RT-RW tidak hanya menjadi struktur administratif di tingkat lingkungan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pelayanan publik dan jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. (Kom)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index