Raih 5 Penghargaan PAACLA

Minamas Plantation Raih Pengakuan Atas Komintmen Penghapusan Pekerja Anak

Minamas Plantation Raih Pengakuan Atas Komintmen Penghapusan Pekerja Anak

JAKARTA — Minamas Plantation meraihpenghargaan PAACLA (Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture) Award 2026 yang mengusung tema “Kartu Merah untuk Pekerja Anak” pada kategori Perusahaan Multinasional ataskomitmen dan praktik inovatif dalam upayapencegahan serta penanggulangan pekerja anak di industri perkebunan. Penilaian penghargaan dilakukanoleh dewan juri independen yang terdiri dariperwakilan Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Ketenagakerjaan, ILO Indonesia, Indonesia Global Compact Network (IGCN), PAACLA Indonesia, dan JARAK.

Minamas Plantation sukses mengantongi bukan hanyasatu penghargaan tetapi total lima penghargaan pada PAACLA Award 2026. Penghargaan tersebut diraiholeh Minamas Plantation untuk kategori Perusahaan Multinasional, serta anak usahanya untuk kategoriPerusahaan Nasional : PT Sandika Natapalma, PT Budidaya Agro Lestari, PT Aneka Inti Persada,  PTTeguh Sempurna dan PT Guthrie Pecconina Indonesia. Apresiasi ini diberikan atas komitmen nyata dan inovasi perusahaan dalam menerapkan praktik baikpencegahan pekerja anak di sektor perkebunankelapa sawit.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga diselenggarakan seminar nasional yang menghadirkanempat pembicara dengan perspektif yang beragamnamun saling melengkapi, yang dimoderatori oleh Dede Shinta Sudono dari ILO Indonesia dan Timor-Leste. Para narasumber yang hadir antara lain Wahyudi Djafar selaku Executive Director Catalyst Policy–Works, Chairul Saleh sebagai Asisten DeputiPeningkatan Produktivitas dan PengembanganEkosistem Ketenagakerjaan Kementerian KoordinatorBidang Perekonomian, Ratna Dwikora, S.H., M.H. selaku Ketua Komtap Advokasi Perlindungan Hak Anak dan Perempuan Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta Andi Akbar sebagai Kepala Sekretariat Nasional PAACLA Indonesia.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaliguspengakuan atas komitmen Minamas dalammenghormati, melindungi, dan mendukungpemenuhan sosial terutama nya hak-hak anak. Kami percaya bahwa investasi pada anak-anak dan keluarga karyawan merupakan bagian dari fondasibisnis yang berkelanjutan dan beretika. Minamas akanterus mendukung penghapusan pekerja anak sertamembangun lingkungan kerja yang ramah anak dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan", ujar Head of Sustainability Minamas Plantation, Alagendran Maniam.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadapperlindungan anak dan kesejahteraan keluargapekerja, Minamas Plantation telah mengoperasikanberbagai fasilitas di wilayah operasionalnya, meliputi:

• 56 sekolah (SD, SMP, dan SMK);

• 64 unit Taman Kanak-Kanak (TK);

• 121 unit bus sekolah;

• 121 Tempat Penitipan Anak (TPA) yang dikelolaoleh 224 pengasuh terlatih;

• area bermain anak di lingkungan perumahankaryawan; serta

• klinik terakreditasi yang didukung tenaga medisprofesional.

"Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakankarena tidak hanya memberikan apresiasi atasberbagai upaya pencegahan dan penanggulanganpekerja anak, tetapi juga menjadi dorongan bagidunia usaha untuk terus meningkatkan kualitas sertakeberlanjutan program yang dijalankan", ujar Head of Social, Minamas Plantation, Rina Mayasari.

PAACLA merupakan inisiatif pemerintah melaluiBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama berbagai pemangkukepentingan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pekerja anak di sektorpertanian perdesaan. PAACLA juga memperingati Hari Dunia Menentang PekerjaAnak (HDMPA) yang diperingati setiap tanggal12 Juni sebagai World Day Against Child Labour. Melalui PAACLA Award, apresiasi diberikan tidakhanya kepada perusahaan, tetapi juga kepadaberbagai pihak yang berkontribusi dalam upayapencegahan dan penghapusan pekerja anak.(lin)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index