Banyaknya Suplai Minyak Nabati, Sebabkan Ekspor Sawit MenurunĀ 

Selasa, 31 Juli 2018

PEKANBARU - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia masih dalam tren menurun, hal ini dipengaruhi lantaran banyaknya suplai minyak nabati lain sehingga ekspor sawit Indonesia menurun. 

"Pengaruh perdagangan AS dan Tiongkok, impor kedelainya distop sehingga ada kelebihan milik AS. Rapeseed dan bunga matahari di Eropa produksinya juga sedang bagus karena sedang panen,"sebut T Neni, Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembangan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau. Selasa (31/7/2018).

Selain itu, penurunan harga TBS minggu ini dipengaruhi oleh penurunan harga jual CPO dari hampir seluruh perusahaan sumber data. 

"Meskipun harga kernel tercatat mengalami kenaikan namun tidak memberi pengaruh signifikan terhadap harga TBS,"tambahnya.

Penurunan pekan ini sebesar Rp 20,85/Kg atau mencapai 1,33 % dari harga minggu lalu, sehingga harga TBS Kelapa Sawit periode saat ini menjadi Rp 1.549,83/Kg.

Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp 71,45/Kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 124,54/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 81,82/Kg, dan Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 94,71/Kg, hanya PT. Citra Riau Sarana yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp 468,00/Kg, dan PT. Musim Mas mengalami penurunan sebesar Rp 215,00/Kg dari harga minggu lalu. 

Sedangkan untuk harga jual kernel, Sinar Mas Group mengalami kenaikan sebesar Rp 112,93/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 127,27/Kg, Asian Agri Group yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp 163,60/kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp 244,00/Kg dari harga minggu lalu. Se