Harga TBS Turun, CPO Dipengaruhi Harga Minyak Nabati

Selasa, 17 Juli 2018

Pekanbaru - Trend penurunan harga CPO dunia berdampak juga terhadap harga CPO Indonesia. Sehingga kini harga TBS periode 18 sampai dengan 24 Juli berada diharga Rp 1.637,60 per Kilogram.

"Salah satu tekanan besar bagi harga CPO datang dari melemahnya harga minyak kedelai kontrak berjangka di Chicago Board of Trade, penyebab dari anjloknya komoditas agrikultur unggulan AS ini adalah masih membaranya tensi perang dagang antara AS-China,"sebut T Neni, Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembangan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau. Selasa (17/7/2018).

Seperti diketahui, harga CPO memang banyak dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya (seperti minyak kedelai), seiring mereka bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.

"Ketika harga minyak kedelai melemah, kecenderungannya adalah harga CPO akan ikut,"sambungnya.

Selain itu, keputusan Pemerintah Malaysia sebagai produsen CPO untuk meneruskan kebijakan bea keluar sebesar 5% untuk produk CPO juga mempengaruhi penurunan harga CPO dunia.

T. Neni juga menambahkan penurunan harga TBS minggu ini dipengaruhi oleh penurunan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan sumber data. 

Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp 303,20/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 391,82/Kg, dan Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 298,12/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 276,00/Kg dari harga minggu lalu. 

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp 91,82/Kg, Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 106,50/kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 301,00/Kg dari harga minggu lalu. Se