PT PPP Minamas Plantation Raih Silver ISDA Award 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:24:50 WIB

JAKARTA — PT Padang Palma Permai (PPP), anak usaha Minamas Plantation, meraih Silver Award dalam Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 melalui program “Minamas RISE for Aceh – From Relief to Resilience”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Manager CSR Minamas Plantation, Agustiono, pada penganugerahan Perempuan Berbakti Award (PBA) ke-2, Indonesian CSR Awards (ICA) ke-10, dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) ke-9 yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Mengusung tema “Responsible Business in Supporting Asta Cita”, ajang ini diikuti lebih dari 100 perusahaan nasional dan multinasional. Penganugerahan juga dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan nasional, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Badan Standardisasi Nasional Donny Purnomo J.E., Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas sekaligus Kepala Sekretariat Nasional SDGs Pungkas Bahjuri Ali, serta Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan KLH/BPLH Sigit Reliantoro.

Ketua Umum CFCD, Ir. Thendri Supriatno, MBA, mengatakan penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga mendorong dunia usaha untuk memastikan program CSR dan keberlanjutan memiliki bukti, dampak, inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

“Kami ingin memastikan CSR dan keberlanjutan tidak berhenti pada komitmen dan narasi semata, tetapi dapat dibuktikan melalui evidence, dampak, inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan program,” ujar Thendri.

Melalui Minamas RISE for Aceh, Minamas Plantation mengembangkan pendekatan yang tidak berhenti pada bantuan atau respons awal, tetapi dilanjutkan dengan proses pemulihan dan penguatan ketangguhan masyarakat. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui empat prinsip: Restore, Inspire, Support, and Empower.

Program ini juga mendukung pencapaian SDG 3 – Good Health and Well-being, SDG 4 – Quality Education, dan SDG 11 – Sustainable Cities and Communities.

Regional CEO Riau Utara dan Aceh Minamas Plantation, Jimi Romansyah, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan untuk terus membangun manfaat yang berkelanjutan bersama masyarakat.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi atas sebuah program, tetapi menjadi pengingat bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui Minamas Rise for Aceh, kami ingin bergerak dari relief menuju resilience—membantu masyarakat melewati situasi sulit sekaligus memperkuat kemampuan mereka untuk bangkit dan berkembang,” ujar Jimi.

Menurutnya, membangun ketangguhan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan komitmen jangka panjang.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah proses untuk tumbuh bersama. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan agar setiap inisiatif yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang lebih panjang,” katanya.

Penghargaan Silver ISDA 2026 menjadi bagian dari perjalanan Minamas Plantation untuk terus memperkuat program sosial yang berbasis kebutuhan masyarakat, kolaborasi multipihak, serta penguatan kapasitas dan ketangguhan masyarakat.

From Relief to Resilience menjadi semangat Minamas Plantation untuk tidak hanya hadir saat masyarakat membutuhkan dukungan, tetapi juga ikut membangun kapasitas agar masyarakat dapat bangkit dan melangkah menuju masa depan yang lebih tangguh.(Lin)

Terkini