PEKANBARU - Jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Sumatra kembali meningkat. Berdasarkan pemantauan BMKG, tercatat 1.011 titik panas di Sumatra, dengan konsentrasi terbesar berada di Sumatera Selatan yang mencapai 761 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P., mengatakan dari total tersebut, titik panas terdeteksi di sejumlah provinsi di Sumatra.
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 761 titik. Selanjutnya Lampung 178 titik, Jambi 59 titik, Kepulauan Bangka Belitung 65 titik, dan Bengkulu tujuh titik.
Sementara itu, aktivitas titik panas di Provinsi Riau sudah menurun drastis. BMKG hanya mendeteksi satu titik panas yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Untuk wilayah Riau terpantau satu titik panas, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Yasir, Senin (28/9/2026).
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik panas di Sumatra, termasuk di Riau, sebagai bagian dari upaya mendeteksi potensi kebakaran hutan dan lahan.*