Apical dan Earthworm Foundation Perkuat Kesiapsiagan Masyarakat Dalam Pencegahan Karhutla di Desa Tepian Makmur

Senin, 14 September 2026 | 20:07:43 WIB

RANTAU PULUNG – Apical dan Earthworm Foundation, bekerja sama dengan KPHP Bengalon dan Pemerintah Desa Tepian Makmur, menggelarsosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan sertapenanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Balai Desa Tepian Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa Tepian Makmur, perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, sertarelawan Peduli Api Desa Tepian Makmur. Melalui sesiedukasi dan praktik, peserta mendapatkan pemahamanmengenai pencegahan karhutla, penggunaan peralatanpemadam, pembuatan sekat bakar (firebreak), sertalangkah awal yang perlu dilakukan ketika ditemukanpotensi kebakaran.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Sustainable Living Village (SLV) yang dijalankan Apical bersamaEarthworm Foundation di Desa Tepian Makmur, TepianIndah, dan Tepian Langsat sejak 2024. Program yang akandijalankan hingga 2029 ini menggabungkan penguatanmata pencaharian masyarakat dengan upaya perlindunganlingkungan melalui kolaborasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

Kepala Desa Tepian Makmur, Suharto, mengatakanketerlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalammenjaga wilayah desa dari risiko karhutla, terutama denganmenghindari praktik pembukaan lahan menggunakan apidan memastikan relawan di tingkat desa memiliki kesiapanuntuk melakukan penanganan awal.

“Kami berkomitmen untuk menjaga wilayah Desa TepianMakmur bebas dari asap karhutla. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak seluruh warga, terutama para petani, untuktidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar. Kami juga memperkuat peran relawan lokal agar selalu siap siagamelakukan penanganan cepat jika muncul titik api,” ujarSuharto.

CSR Manager Apical, Agus Wiastono, mengatakankegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Apical untuk memberikan manfaat yang relevan dengankebutuhan masyarakat di sekitar wilayah program.

“Melalui program Sustainable Living Village, kami inginmenghadirkan manfaat yang relevan bagi masyarakatdengan memperkuat kapasitas mereka dalam menjagalingkungan dan merespons risiko di sekitar mereka. Pencegahan karhutla membutuhkan kesiapsiagaanmasyarakat dan kolaborasi yang kuat antara pemerintahdesa, KPHP Bengalon, Earthworm Foundation, dan masyarakat setempat,” ujar Agus.

Dalam sesi edukasi, KPHP Bengalon menyampaikanmateri mengenai regulasi dan ketentuan hukum terkaitpembakaran hutan dan lahan. Peserta juga mendapatkanpembekalan mengenai penggunaan peralatan pemadamdan pembuatan sekat bakar untuk membantu membatasipenyebaran api, serta pentingnya deteksi dini dan pelaporan cepat ketika ditemukan potensi kebakaran.

Melalui kegiatan edukasi ini, Apical dan Earthworm Foundation mendorong penguatan kapasitas masyarakatsebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligusmembangun ketahanan desa dalam jangka panjang.

Tentang Desa Tepian Makmur

Desa Tepian Makmur merupakan salah satu desa di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sejak 2024, Desa TepianMakmur menjadi salah satu dari tiga desa lokasipelaksanaan program Sustainable Living Village (SLV) yang dijalankan Apical bersama Earthworm Foundation/Yayasan Hutan Tropis hingga 2029.(rsl)

Terkini